Sabtu, 31 Maret 2012

14. salim si anak buta

Belum sampai 30 tahun usiaku ketika istriku melahirkan anak pertamaku. Masih aku ingat malam itu, dimana aku menghabiskan malam bersama dengan teman-temanku hingga akhir malam, dimana waktu semalaman aku isi dengan ghibah dan komentar-komentar yang haram. Akulah yang paling banyak membuat mereka tertawa, membicarakan aib manusia, dan mereka pun tertawa.

Aku ingat malam itu, dimana aku membuat mereka banyak tertawa. Aku punya bakat luar biasa untuk membuat mereka tertawa. Aku bisa mengubah nada suara hingga menyeruapi orang yang aku tertawakan. Aku menertawakan ini dan itu, hingga tidak ada seorangpun yang selamat dari tertawaanku walaupun ia adalah para sahabatku. Hingga akhirnya sebagian dari mereka menjauhiku agar selamat dari lisanku.

Aku ingat pada malam itu aku mengejek seorang yang buta, yang aku melihatnya sedang mengemis di pasar. Lebih buruk lagi, aku meletakkan kakiku di depannya untuk mendorongnya hingga ia goyah dan jatuh, hingga dia berpaling dengan kepalanya dan tidak mengetahui apa yang ia katakan. Leluconku menyebabkan orang-orang yang ada di pasar tertawa.

Aku kembali ke rumah dalam keadaan terlambat seperti biasa. Aku mendapati istriku yang sedang menungguku tengah bersedih. Dia bertanya padaku, darimana saja kamu? Aku menjawabnya dengan sinis, “Aku lelah.” Kelelahan tampak jelas diwajahnya. Ia berkata dengan menangis tersedu, “Aku lelah sekali, tampaknya waktu persalinanku sudah dekat.”

Dalam diamnya, air matanya menetes di pipinya. Aku merasa bahwa aku telah mengabaikan istriku dalam hal ini. Seharusnya aku memperhatikannya dan mengurangi begadangku, lebih khusus di bulan kesembilan dari kehamilannya ini. Akhirnya, aku membawanya ke rumah sakit dengan segera dan aku masuk ke ruang bersalin. Aku seakan merasakan sakit yang sangat beberapa saat. Aku menunggu persalinan istriku dengan sabar, tapi ternyata sulit sekali proses persalinannya. Aku menunggu lama sekali hingga aku kelelahan. Maka aku pulang ke rumah dengan meninggalkan nomor HP ku di rumah sakit dengan harapan mereka mengabariku.

Setelah beberapa saat, mereka menghubungiku dengan kelahiran Salim. Maka aku bergegas ke rumah sakit. Pertama kali mereka melihatku, aku bertanya tentang kamarnya. Tetapi mereka memintaku untuk menemui dokter yang bertanggung jawab dalam proses persalinan istriku. Aku berteriak kepada mereka: “Dokter apa? Aku hanya perlu melihat anakku.” Akan tetapi mereka mengatakan: “Anda harus menemui dokter terlebih dahulu.”

Akhirnya aku menemui dokter tersebut. Lantas dia berbicara kepadaku tentang musibah dan ridha terhadap takdir. Kemudian ia berkata: “Mata kedua anak anda buruk, dan sepertinya dia akan kehilangan penglihatannya!”

Aku menundukkan kepala dan berusaha mengendalikan ucapanku. Aku jadi teringat dengan pengemis buta yang aku dorong di pasar dan menertawakannya di hadapan manusia.

Maha Suci Allah, sebagaimana engkau mengutuk, maka engkau akan dikutuk. Aku sangat sedih dan tidak mengetahui apa yang aku katakan. Kemudian aku ingat istri dan anakku. Aku berterima kasih kepada dokter atas kelemah lembutannya, lantas aku berlalu dan tidak melihat istriku. Adapun istriku maka dia tidak bersedih, dia ridha dan beriman terhadap takdir Allah. Seringkali ia menasehatiku untuk menjaga diri dari menertawakan orang lain, dan ia juga senantiasa mengulang-ulanginya agar aku tidak ghibah.

Kami keluar dari rumah sakit bersama Salim. Sungguh, aku tidak banyak memperhatikannya. Aku menganggapnya tidak ada di rumah. Ketika tangisannya sangat keras, aku lari ke lorong untuk tidur di sana. Sedangkan istriku sangat memperhatikan dan mencintainya. Sebenarnya aku tidak membencinya, tetapi masih belum bisa mencintainya.

Salim pun semakin besar. Mulailah dia merangkak, akan tetapi cara merangkaknya aneh. Umurnya hampir setahun, dan mulailah dia berjalan. Maka semakin jelas jika dia pincang. Maka beban yang berada di pundakku semakin besar. Setelah itu istriku melahirkan anak yang normal setelahnya, Umar dan Khalid. Berlalulah beberapa tahun dan Salim semakin besar, dan tumbuh besar pula saudara-saudaranya. Aku sendiri tidak seberapa suka duduk-duduk di rumah, seringkali aku menghabiskan waktu bersama dengan teman-temanku.

Istriku tidak pernah putus asa untuk senantiasa menasehatiku. Dia senantiasa mendoakanku agar mendapat hidayah. Dia tidak pernah marah terhadap perbuatanku yang gegabah. Akan tetapi, ia sangat bersedih jika melihatku banyak memperhatikan saudara-saudara Salim, sementara kepada Salim aku meremehkannya. Salim semakin besar dan harapanku kepadanya juga semakin besar. Aku tidak melarang ketika istriku memintaku agar mendaftarkan Salim di salah satu sekolah khusus penyandang cacat. Tidak terasa aku telah melalui beberapa tahun hanya aku gunakan untuk bekerja, tidur, makan dan begadang dengan teman-temanku.

Pada hari Jumat, aku bangun pada pukul 11.00 waktu zhuhur. Dan ini masih terlalu pagi bagiku, dimana ketika itu aku diundang untuk menghadiri suatu perjamuan. Aku berpakaian, mengenakan wewangian dan hendak keluar. Aku berjalan melalui lorong rumah, namun wajah Salim menghentikan langkahku. Dia menangis dengan meluap-luap!

Ini adalah kali pertama aku memperhatikan Salim semenjak dia masih kecil. Telah berlalu 10 tahun, tetapi aku tidak pernah memperhatikannya. Aku mencoba untuk pura-pura tidak tahu, tetapi tidak bisa. Aku mendengarkan suaranya yang sedang memanggil ibunya, sementara aku sendiri berada di dalam kamar. Aku melihatnya dan berusaha mendekat kepadanya. Aku berkata: “Salim, mengapa engkau menangis?” Ketika mendengar suaraku, ia berhenti menangis. Maka ketika ia merasa aku telah berada di dekatnya, dia mulai merasakan apa yang ada di sekitarnya dengan kedua tangannya yang kecil. Dengan apakah dia melihat? Aku merasa bahwa dia berusaha untuk menjauh dariku!! Seolah-olah ia berkata: “Sekarang engkau telah merasakan keberadaanku. Dimana saja engkau selama 10 tahun yang lalu?!” Aku mengikutinya, ia masuk ke dalam kamarnya. Ia menolak memberitahukan kepadaku sebab dari tangisannya. Maka aku mencoba untuk berlemah lembut kepadanya. Mulailah Salim menjelaskan sebab tangisannya. Aku mendengar ucapannya, dan aku mulai bangkit.

Apakah kalian tahu apa yang menjadi sebabnya!! Saudaranya, Umar, terlambat, terlambat mengantarkannya pergi ke masjid, sebab ketika itu adalah shalat jumat, dia khawatir tidak mendapatkan shaf pertama. Ia memanggil Umar, ia memanggil ibunya, akan tetapi tidak ada yang menjawabnya, akhirnya ia menangis. Aku melihat airmata yang mengalir dari kedua matanya yang tertutup. Aku belum bisa memahami kata-katanya yang lain. Aku meletakkan tanganku kepadanya dan berkata: “Apakah untuk itu engkau menangis, wahai Salim…?!”

Dia berkata, “Ya…”

Aku telah lupa dengan teman-temanku, aku telah lupa dengan undangan perjamuan.

Aku berkata: “Salim, jangan bersedih! Tahukah engkau siapakah yang akan berangkat denganmu pada hari ini ke Masjid?”

Ia berkata: “Dengan Umar tentunya, tetapi ia selalu terlambat.”

Aku berkata: “Bukan, tetapi aku yang akan pergi bersamamu.”

Salim terkejut, ia seakan tidak percaya. Dia mengira aku mengolok-oloknya. Dia meneteskan airmata kemudian menangis. Aku mengusap airmatnya dengan tanganku dan aku pegang tangannya. Aku ingin mengantarkannya dengan mobil, tetapi ia menolak seraya mengatakan: “Masjidnya dekat, aku hanya ingin berjalan menuju masjid!”

Aku tidak ingat kapan kali terakhir aku masuk ke dalam masjid. Akan tetapi ini adalah kali pertama aku merasakan adanya takut dan penyesalan atas apa yang telah aku lalaikan selama beberapa tahun belakangan. Masjid itu dipenuhi dengan orang-orang yang shalat, kecuali aku mendapati Salim duduk di shaf pertama. Kami mendengarkan khutbah jumat bersama, dan dia shalat di sampingku. Bahkan, sebenarnya akulah yang shalat di sampingnya.

Setelah shalat, Salim meminta kepadaku sebuah mushaf. Aku merasa aneh, bagaimana dia akan membacanya padahal ia buta? Aku hampir saja mengabaikan permintaannya dan berpura-pura tidak mengetahui permintaannya. Akan tetapi aku takut jika aku melukai perasaannya. Akhirnya aku mengambilkan sebuah mushaf. Aku membuka mushaf dan memulainya dari surat al Kahfi. Terkadang aku membalik-balik lembaran, terkadang pula aku melihat daftar isinya. Maka ia mengambil mushaf itu dari tanganku kemudian meletakkannya. Aku berkata: “Ya Allah, bagaimana aku mendapatkan surat al kahfi, aku mencari-carinya hingga mendapatkannya di hadapannya!!”

Mulailah ia membaca surat itu dalam keadaan kedua matanya tertutup. Ya Allah…!! Ia telah hafal surat al Kahfi secara keseluruhan…!

Aku malu pada diriku sendiri. Aku memegang mushaf, namun aku rasakan seluruh anggota badanku menggigil. Aku baca dan aku baca. Aku berdoa kepada Allah agar mengampuniku dan memberi petunjuk kepadaku. Aku tidak kuasa, maka mulailah aku menangis seperti anak kecil. Manusia masih berada di masjid untuk mendirikan shalat sunnah. Aku malu pada mereka, maka mulailah aku menyembunyikan tangisanku. Maka berubahlah tangisan itu menjadi isakan.

Aku tidak merasakan apa-apa ketika itu kecuali melalui tangan kecil yang meraba wajahku dan mengusap kedua airmataku. Dialah Salim!! Aku dekap dia ke dadaku dan aku melihatnya. Aku berkata kepada diriku sendiri, “Engkau tidaklah buta wahai anakku, akan tetapi akulah yang buta, ketika aku bersyair di belakang orang fasiq yang menyeretku ke dalam api neraka.”

Kami kembali ke rumah. Istriku sangat gelisah terhadap Salim. Namun seketika itu juga kegelisahannya berubah menjadi airmata kebahagiaan ketika ia mengetahui bahwa aku telah shalat jumat bersama Salim.

Sejak saat itu, aku tidak pernah ketinggalan untuk mendirikan shalat jamaah di masjid. Aku telah meninggalkan teman-teman yang buruk. Sekarang aku telah mendapatkan banyak teman yang aku kenal di masjid. Aku merasakan nikmatnya iman bersama mereka. Aku mengetahui dari mereka banyak hal yang dilalaikan oleh dunia. Aku tidak pernah ketinggalan mendatangi kelompok-kelompok pengajian atau shalat witir. Aku telah mengkhatamkan al Quran beberapa kali dalam sebulan. Lisanku telah basah dengan dzikir agar Allah mengampuni dosa-dosaku berupa ghibah dan menertawakan manusia. Aku merasa lebih dekat dengan keluargaku. Hilang sudah ketakutan dan belas kasihan yang selama ini ada di mata istriku. Senyuman tidak pernah pergi menjauhi wajah anakku, Salim. Siapa yang melihatnya akan mengira bahwa dia adalah seorang malaikat dunia beserta isinya. Aku banyak memuji Allah atas segala nikmat-Nya.

Suatu hari, teman-temanku yang shalih menetapkan diri melakukan safar untuk berdakwah. Aku ragu-ragu untuk pergi. Aku melakukan istikharah dan bermusyawarah dengan istri. Aku merasa dia akan menolak keinginanku. Akan tetapi ternyata sebaliknya, ia menyetujui keinginanku! Aku sangat bahagia, bahkan ia memotivasiku. Dia telah melihat masa laluku, dimana aku melakukan safar tanpa musyawarah dengannya sebagai bentuk kefasiqan dan perbuatan jahat.

Aku menghadap ke arah Salim. Aku mengabarinya jika aku hendak melakukan safar. Maka dia memegangku dengan kedua tangannya yang masih kecil sebagai ungkapan selamat jalan.

Aku telah meninggalkan rumahku lebih dari satu bulan. Selama itu, aku masih senantiasa menghubungi istriku dan juga berbicara kepada anak-anakku selama ada kesempatan. Aku sangat rindu kepada mereka. Ah, betapa rindunya aku kepada Salim. Aku sangat ingin mendengarkan suaranya. Dialah satu-satunya yang belum berbicara denganku semenjak aku melakukan safar. Bisa jadi karena dia berada di sekolah, bisa juga dia berada di masjid ketika aku menghubungi mereka.

Setiap kali aku berbicara dengan istriku perihal kerinduanku padanya (Salim), maka ia tertawa suka cita dan bahagia. Kecuali kali terakhir aku meneleponnya, aku tidak mendengar tawanya seperti biasa, suaranya berubah.

Aku berkata kepadanya: “Sampaikan salamku kepada Salim.” Istriku menjawab: “Insya Allah…!” Kemudian ia terdiam.

Terakhir, aku pun kembali ke rumah. Aku ketuk pintu. Aku berangan-angan jika Salim yang akan membukakan pintu itu. Akan tetapi, aku mendapati anakku Khalid yang usianya belum sampai 4 tahun membukakan pintu. Aku gendong dia, dan dia berteriak-teriak: “Baba…baba…”

Aku tidak tahu kenapa dadaku berdebar ketika memasuki rumah.

Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk.

Istriku menyambutku. Wajahnya mulai berubah, seolah-olah kebahagiaannya dibuat-buat.

Aku perhatikan ia baik-baik kemudian aku bertanya: “Ada apa denganmu?”

Ia berkata: “Tidak apa-apa.”

Tiba-tiba aku teringat Salim, maka aku berkata: “Dimana Salim.”

Istriku menundukkan wajahnya dan tidak menjawab. Airmata yang masih hangat menetes di pipinya.

Aku berteriak, “Salim…! Di mana Salim?”

Aku mendengar suara anakku Khalid yang hanya bisa mengatakan: “Baba…”

“Salim telah melihat surga,” kata istriku.

Istriku tidak kuasa dengan situasi ketika itu. Ia hendak menangis, hampir saja ia pingsan. Maka kemudian aku keluar dari kamar.

Aku tahu setelah itu, bahwa Salim terserang panas yang sangat tinggi beberapa hari sebelum kedatanganku. Istriku telah membawanya ke rumah sakit, ketika tiba disana maka ia menghembuskan nafas terakhir. Ruhnya telah meninggalkan jasadnya.

Aku mengira, anda semua wahai para pembaca akan menangis, dan air mata anda akan mengalir sebagaimana air mata kami juga mengalir. Anda akan tersentuh sebagaimana kami juga tersentuh. Aku berharap Anda semua tidak lupa untuk mendoakan Salim, lebih khusus lagi bagi ibunya yang tetap teguh menjalankan tugasnya walaupun suaminya pergi. Jadilah ibu tersebut seperti perusahaan sebenarnya yang menghasilkan kaum laki-laki yang kuat. Semoga Allah membalas amal kebaikannya.

13, Mandikan Aku..IBU ??


Rani, sebut saja begitu namanya. Kawan kuliah ini berotak cemerlang dan memiliki

idealisme tinggi. Sejak masuk kampus, sikap dan konsep dirinya sudah jelas: meraih

yang terbaik, di bidang akademis maupun profesi yang akan digelutinya. ''Why not

the best,'' katanya selalu, mengutip seorang mantan presiden Amerika. Ketika

Universitas mengirim mahasiswa untuk studi Hukum Internasional di Universiteit

Utrecht, Belanda, Rani termasuk salah satunya. Saya lebih memilih menuntaskan

pendidikan kedokteran. Berikutnya, Rani mendapat pendamping yang ''selevel'';

sama-sama berprestasi, meski berbeda profesi.



Alifya, buah cinta mereka, lahir ketika Rani diangkat sebagai staf diplomat,

bertepatan dengan tuntasnya Konon, nama putera mereka itu diambil dari huruf

pertama hijaiyah ''alif'' dan huruf terakhir ''ya'', jadilah nama yang enak didengar:

Alifya. Saya tak sempat mengira, apa mereka bermaksud menjadikannya sebagai

anak yang pertama dan terakhir.



Ketika Alif, panggilan puteranya itu, berusia 6 bulan, kesibukan Rani semakin

menggila. Bak garuda, nyaris tiap hari ia terbang dari satu kota ke kota lain, dan dari

satu negara ke negara lain. Setulusnya saya pernah bertanya, ''Tidakkah si Alif

terlalu kecil untuk ditinggal-tinggal? '' Dengan sigap Rani menjawab, ''Oh, saya

sudah mengantisipasi segala sesuatunya. Everything is OK!'' Ucapannya itu betul-betul ia buktikan. Perawatan dan perhatian anaknya, ditangani secara profesional

oleh baby sitter mahal. Rani tinggal mengontrol jadual Alif lewat telepon. Alif tumbuh

menjadi anak yang tampak lincah, cerdas dan gampang mengerti.



Kakek-neneknya selalu memompakan kebanggaan kepada cucu semata wayang itu,

tentang kehebatan ibu-bapaknya. Tentang gelar dan nama besar, tentang naik

pesawat terbang, dan uang yang banyak. ''Contohlah ayah-bunda Alif, kalau Alif

besar nanti.'' Begitu selalu nenek Alif, ibunya Rani, berpesan di akhir dongeng

menjelang tidurnya.



Ketika Alif berusia 3 tahun, Rani bercerita kalau dia minta adik. Terkejut dengan

permintaan tak terduga itu, Rani dan suaminya kembali menagih pengertian

anaknya. Kesibukan mereka belum memungkinkan untuk menghadirkan seorang

adik buat Alif. Lagi-lagi bocah kecil ini ''memahami'' orang tuanya. Buktinya, kata

Rani, ia tak lagi merengek minta adik. Alif, tampaknya mewarisi karakter ibunya yang

bukan perengek. Meski kedua orangtuanya kerap pulang larut, ia jarang sekali

ngambek. Bahkan, tutur Rani, Alif selalu menyambut kedatangannya dengan penuh

ceria. Maka, Rani menyapanya ''malaikat kecilku''. Sungguh keluarga yang bahagia,

pikir saya. Meski kedua orangtuanya super sibuk, Alif tetap tumbuh penuh cinta.

Diam-diam, saya iri pada keluarga ini.



Suatu hari, menjelang Rani berangkat ke kantor, entah mengapa Alif menolak

dimandikan baby sitter. ''Alif ingin Bunda mandikan,'' ujarnya penuh harap. Karuan

saja Rani, yang detik ke detik waktunya sangat diperhitungkan, gusar. Ia menampik

permintaan Alif sambil tetap gesit berdandan dan mempersiapkan keperluan

kantornya. Suaminya pun turut membujuk Alif agar mau mandi dengan Tante Mien,

baby sitter-nya. Lagi-lagi, Alif dengan pengertian menurut, meski wajahnya

cemberut.



Peristiwa ini berulang sampai hampir sepekan. ''Bunda, mandikan aku!'' kian lama

suara Alif penuh tekanan. Toh, Rani dan suaminya berpikir, mungkin itu karena Alif

sedang dalam masa pra-sekolah, jadinya agak lebih minta perhatian. Setelah

dibujuk-bujuk, akhirnya Alif bisa ditinggal juga.



Sampai suatu sore, saya dikejutkan telponnya Mien, sang baby sitter. ''Bu dokter,

Alif demam dan kejang-kejang. Sekarang di Emergency.'' Setengah terbang, saya

ngebut ke UGD. But it was too late. Allah swt sudah punya rencana lain. Alif, si

malaikat kecil, keburu dipanggil pulang oleh-Nya.



Rani, ketika diberi tahu soal Alif, sedang meresmikan kantor barunya. Ia shock berat.

Setibanya di rumah, satu-satunya keinginan dia adalah memandikan putranya.

Setelah pekan lalu Alif mulai menuntut, Rani memang menyimpan komitmen untuk

suatu saat memandikan anaknya sendiri.



Dan siang itu, janji Rani terwujud, meski setelah tubuh si kecil terbaring kaku. ''Ini

Bunda Lif, Bunda mandikan Alif,'' ucapnya lirih, di tengah jamaah yang sunyi. Satu

persatu rekan Rani menyingkir dari sampingnya, berusaha menyembunyikan tangis.



Ketika tanah merah telah mengubur jasad si kecil, kami masih berdiri mematung di

sisi pusara. Berkali-kali Rani, sahabatku yang tegar itu, berkata, ''Ini sudah takdir, ya

kan. Sama saja, aku di sebelahnya ataupun di seberang lautan, kalau sudah

saatnya, ya dia pergi juga kan?'' Saya diam saja. Rasanya Rani memang tak perlu

hiburan dari orang lain. Suaminya mematung seperti tak bernyawa. Wajahnya pias,

tatapannya kosong. ''Ini konsekuensi sebuah pilihan,'' lanjut Rani, tetap mencoba

tegar dan kuat. Hening sejenak. Angin senja meniupkan aroma bunga kamboja.



Tiba-tiba Rani berlutut. ''Aku ibunyaaa!'' serunya histeris, lantas tergugu hebat.

Rasanya baru kali ini saya menyaksikan Rani menangis, lebih-lebih tangisan yang

meledak. ''Bangunlah Lif, Bunda mau mandikan Alif. Beri kesempatan Bunda sekali

saja Lif. Sekali saja, Aliiif..'' Rani merintih mengiba-iba. Detik berikutnya, ia

menubruk pusara dan tertelungkup di atasnya. Air matanya membanjiri tanah merah

yang menaungi jasad Alif. Senja pun makin tua.

Jumat, 30 Maret 2012

12. I LOVE YOU MOM

Suatu ketika
seorang bayi siap di lahirkan ke dunia, menjelang di turunkan dia bertanya kepada tuhan

"para malaikat disini mengatakan bahwa besok engkau akan mengirimkan aku ke dunia tetapi bagaimana cara saya hidup di sana??
saya begiti kecil dan lemah kata si bayi
lalu tuhan menjawab " aku telah memilih satu malaikat untukkmu, ia akan menjaga dan mengasihimu
tapi di surga apa yang saya harus lakukan?
hanyalah bernyanyi dan tertawa ini cukup bagi saya untuk saya bahagia demikian kata si bayi

Tuhanpun menjawab
" malaikat akan bernyanyi dan tersenyum untukmu setiap hari dan kamu akan merasakan kehangatan cintanya..
dan jadi lebih bahagia.

si bayi pun bertanya
"dan apa yang dapat saya lakukan saat saya ingin berbicara kepada- MU ?

dan tuhan pun menjawab
" malaikat mu akan mengajarkan kamu bagaimana caranya ber-do'a

bayipun masih bertanya
saya mendengar bahwa di bumi banyak orang jahat, siapa yang akan melindungi ku ?

Lalu tuhan kembali menjawab
" Malaikatmulah yang akan melindungi mu dengan taruhan jiwa sekalipun

si bayipun belum puas, ia bertanya lagi
" tapi saya akan bersedih karena tidak dapat melihat dan bertemu dengan mu lagi

dan Tuhan pun menjawab
" Malaikat mu akan menceritakan kepada mu tentang aku dan akan mengajarkan bagaimana caranya agar kamu bisa kembali kepada-KU walaupun sesungguhnya aku selalu berada di sisi mu

saat itu surga begitu tenangnya
sehingga suara dari bumi dapat terdengar dan sang anak
dengan suara lirih bertanya

"Tuhan jika saya harus pergi sekarang bisakah engkau memberi tahu siapakah nama malaikat yang berada di rumah ku nanti ?

Tuhan pun menjawab
"kamu dapat memanggil malaikat mu " IBU "

Kenanglah ibu yang menyayangi mu
untuk ibu yang selalu meneteskan air mata ketika kau pergi

Ingatlah engkau ketika ibu mu rela tidur tanpa selimut, demi melihatmu tidur nyenyak dengan
2 selimut yang membalut tubuh mu

sesekali jenguklah ibu mu
yang selalu menantikan kepulangan mu
di rumah tempat kau di lahirkan, kembalilah memohon maaf kepada ibu mu yang rindu akan senyuman mu
simpanlah sejenak kehidupan duniawi mu yang selalu membuatmu untuk lupa pulang.

Jangan biarkan kau kehilangan saat- saat yang kau rindukan
jangan biarkan kau menyesal di masa datang
kembalillah pada ibu yang selalu menyayangi mu
kenanglah semua cinta dan kasihnya

IBU MAAFKAN AKU..AKU YANG SUKA MENYAKITI MU
SAMPAI KAPANPUN JASA MU TAK AKAN TERBALAS :)

TERIMA KASIH IBU

11. Bersyukur

Tuhan ajarilah aku untuk terus bersyukur bahkan sampai diri ku dalam keadaan paling terburuk.
ajarilah aku agar terus menjadi orang baik bahkan ketika dunia tak sanggup lagi tersenyum
ajari aku tuhan, agar aku selalu bisa tertawa setelah menangis agar aku bisa selalu bangkit setelah jatuh
agar aku terus bisa berjalan walau badai melintang di depan ku
agar tidak pernah menyerah walau hampir mati sekalipun
ajari aku tuhan agar aku tak pernah kehilangan cinta agar tidak kehilangan kepercayaan bahwa
masih ada hal- hal di dunia ini yang masih patut di perjuangkan
ajari aku tuhan agar aku tidak menjalani hidup yang sia- sia.

10. Sunyi

Malam Kembali Memecahkan kesunyiyan hati ini..
Andai kau tau betapa hati ini merindukan mu..
rasa sayang dan cinta mu yang sekarang menjadi jauh berbeda
seperti yang dulu pernah ku rasa..
berharap seluruh rindu ini bisa terobati..
namun semua hanya mampu menjadi sebuah..
mimpi yang jauh menggantung di atas sana..
bagai bintangyang senantiasa bersinar..
namun tak mungkin bisa ku raih..

09. Narkotika

Narkoba adalah singkatan dari narkotika dan obat/bahan berbahaya, baik "narkoba" ataupun "napza", mengacu pada kelompok senyawa yang umumnya memiliki risiko kecanduan bagi penggunanya. Menurut pakar kesehatan, narkoba sebenarnya adalah senyawa-senyawa psikotropika yang biasa dipakai untuk membius pasien saat hendak dioperasi atau obat-obatan untuk penyakit tertentu Namun kini persepsi itu disalah artikan akibat pemakaian di luar peruntukan dan dosis yang semestinya.

Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semi sintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan.
Yang termasuk jenis narkotika adalah:

  • Tanaman papaver, opium mentah, opium masak (candu, jicing, jicingko), opium obat, morfina, kokaina, ekgonina, tanaman ganja, dan damar ganja.
  • Garam-garam dan turunan-turunan dari morfina dan kokaina, serta campuran-campuran dan sediaan-sediaan yang mengandung bahan tersebu.
Hingga kini penyebaran penyalahgunaan narkoba sudah hampir tak bisa dicegah.Mengingat hampir seluruh penduduk dunia dapat dengan mudah mendapat narkoba dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.Tentu saja hal ini bisa membuat orang tua, organisasi masyarakat, dan pemerintah khawatir.
Upaya pemberantas narkoba pun sudah sering dilakukan, namun masih sedikit kemungkinan untuk menghindarkan narkoba dari kalangan remaja maupun dewasa, bahkan anak-anak usia SD dan SMP pun banyak yang terjerumus ke dalam penyalahgunaan narkoba, Hingga saat ini upaya yang paling efektif untuk mencegah penyalahgunaan Narkoba pada anak-anak adalah pendidikan keluarga. Orang tua diharapkan untuk mengawasi dan mendidik anaknya agar selalu menjauhi penyalahgunaan Narkoba

08. Terjadinya Pelecehan Seksual

PEMERKOSAAN ??
kita sering sekali melihat atau mendengar kejadian pemerkosaan yang tidak melihat waktu ataupun tempat, Sebetulnya pemerkosaan itu terjadi kepada siapapun bahkan seorang wanita yang mengenakan jilbab dan berpakaian serba tertutup, atau wanita yang telah memiliki sejumlah anak, wanita mengandung, atau bahkan anak-anak. Namun demikian, cara berpakaian minim memang cenderung memperkokoh cara pandang tentang wanita sebagai objek seks, sedangkan perkosaan sendiri lazim terjadi dalam masyarakat yang memandang wanita sebagai pihak yang memiliki derajat rendah serta memiliki fungsi sebagai pemuas nafsu seks pria. biasanya dalam banyak kasus, pemerkosaan biasanya di lakukan oleh orang yang sudah atau baru di kenal korban, semula nampak sebagai orang baik-baik yang menawarkan bantuan, misalnya mengantarkan korban ke suatu tempat.
maka itu kita harus bisa mencegah terjadinya pelecehan sexsual,pada dasarnya setiap orang harus menunjukkan bahwa ia tak bersedia dilecehkan. Kamu sepantasnya tidak memberi peluang pada pihak manapun untuk melecehkan dirimu. Sebagai contoh, kamu harus menunjukkan sikap tegas pada saat orang lain melakukan tindakan yang menunjukkan tanda-tanda ke arah pelecehan, seperti meminta untuk membuka pakaian atau meraba-raba.
Bahkan sejak kecil, anak sebaiknya diajarkan untuk tidak membiarkan orang lain selain orangtuanya melihat-lihat atau memegang-megang tubuhnya.


Saran sederhana untuk menjaga diri dari perkosaan
  • Menunjukkan sikap tegas terhadap segenap bentuk perilaku yang mencurigakan.
  • Selalu bersikap waspada.
  • Hindari berjalan di tempat gelap dan sunyi.
  • Berpakaian sewajarnya.
  • Sediakan selalu senjata di dalam tas, seperti misalnya korek api, deodoran semprot, dan sebagainya.
  • Jika pergi ke suatu tempat asing, bawa alamat lengkap, denah dan jalur kendaraan sehingga tidak terlihat bingung. Bertanyalah ke tempat-tempat resmi, seperti kantor polisi.
  • Jangan mudah menerima ajakan untuk bepergian atau menginap di tempat yang belum dikenal.
  • Jangan mudah menumpang kendaraan orang yang belum dikenal.
  • Berhati-hati jika diberi minum orang.
  • Pastikan selalu jendela, pintu kamar, rumah, mobil, sudah terkunci dengan baik.
  • Belajar beladiri praktis untuk mempertahankan diri ketika diserang.


 

Senin, 26 Maret 2012

16. Struktur Organisasi Informal


1. Organisasi informal adalah hubungan pribadi dalam organisasi yang mempengaruhi putusan di dalam organisasi tersebut tetapi ditiadakan dari skema formal dan tidak panggah dengan struktur formal organisasi.

2. Organisasi informal tumbuh karena berbagai faktor baik ekstern (pendidikan, umur, senioritas, jenis kelamin, latar belakang etnis dan kepribadian), maupun intern (jabatan, upah, jadwal kerja, mobilitas, dan simbol status)

3. Organisasi informal membentuk klik, status dan peranan, norma dan sanksi serta metode kerja sendiri lain dengan aturan formal.

4. Organisasi informal dapat bermanfaat bagi pribadi anggota dan organisasi, namun juga dapat membahayakan organisasi.

5. Organisasi informal berkembang dalam berbagai bentuk.


Sumber :  http://www.manajemenn.web.id/2011/07/struktur-organisasi-informal.html

15. Struktur Organisasi Formal

Organisasi formal dapat di ibaratkan sebagai sebuah “kendaraan”untuk mencapai tujuan secara bersama. Lebih jelasnya organisasi format (menurut teori organisasi klasik) adalah system kegiatan yang terkoordinasi dari kelompok orang yang bekerja bersama untuk mencapai tujuan dibawah kekuasaan dan kepemimpinan.organisasi format ini merupakan organisasi yang dengan sengaja direncanakan dan strukturnya secara tegas disusun.

DESAIN STRUKTUR ORGANISASI FORMAL
Struktur organisasi format disusun adalah untuk membantu pencapaian tujuan organisasi dengan lebih efektif.organisasi format harus memiliki tujuan atau sasaran supaya tahu bagaimana menjalankan organisasi untuk mencapai tujuannya.tanpa tujuan organisasi tidak mungki membuat perencanaan, dan bila organisasi tidak memiliki perencanaan maka tidak ada ketentuan tentang jalan nya organisasi tersebut.
Struktur organisasi format mempunyai dua muka yaitu:

A. Model struktur (mempergunakan prinsip-prinsip teori organisasi.
B. Dimensi-dimensi dasar struktur ( ini menentukan kegiatan –kegiatan dan hubungan –hubungan yang harus dilakukan dantingkat spesialisasi yang dapat di berikan.

Sumber : http://andronpurnomo.blogspot.com/2011/06/bab-5-desain-dan-struktur-organisasi.html

14. Faktor Penentu Struktur Organisasi

Sebagian organisasi terstruktur pada garis yang lebih mekanistis sedangkan sebagian yang lain mengikuti karakteristik organik.Berikut adalah faktor-faktor utama yang diidentifikasi menjadi penyebab atau penentu struktur suatu organisasi:

Strategi

Struktur organisasi adalah salah satu sarana yang digunakan manajemen untuk mencapai sasarannya.Karena sasaran diturunkan dari strategi organisasi secara keseluruhan, logis kalau strategi dan struktur harus terkait erat.tepatnya, struktur harus mengikuti strategi.Jika manajemen melakukan perubahan signifikan dalam strategi organisasinya, struktur pun perlu dimodifikasi untuk menampung dan mendukung perubahan ini.Sebagian besar kerangka strategi dewasa ini terfokus pada tiga dimensi -inovasi, minimalisasi biaya, dan imitasi- dan pada desain struktur yang berfungsi dengan baik untuk masing-masing dimensi.

Ukuran organisasi

Terdapat banyak bukti yang mendukung ide bahwa ukuran sebuah organisasi secara signifikan memengaruhi strukturnya.Sebagai contoh, organisasi-organisasi besar yang mempekerjakan 2.000 orang atau lebih cenderung memiliki banyak spesialisasi, departementalisasi, tingkatan vertikal, serta aturan dan ketentuan daripada organisasi kecil.Namun, hubungan itu tidak bersifat linier.Alih-alih, ukuran memengaruhi struktur dengan kadar yang semakin menurun. Dampak ukuran menjadi kurang penting saat organisasi meluas

Teknologi

Istilah teknologi mengacu pada cara sebuah organisasi mengubah input menjadi output.Setiap organisasi paling tidak memiliki satu teknologi untuk mengubah sumber daya finansial, SDM, dan sumber daya fisik menjadi produk atau jasa

Lingkungan

Lingkungan sebuah organisasi terbentuk dari lembaga-lembaga atau kekuatan-kekuatan di luar organisasi yang berpotensi memengaruhi kinerja organisasi.Kekuatan-kekuatan ini biasanya meliputi pemasok, pelanggan, pesaing, badan peraturan pemerintah, kelompok-kelompok tekanan publik, dan sebagainya


Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Struktur_organisasi#Faktor_penentu_struktur_organisasi

13. Macam- macam Desain Organisasi

  1. Desain Struktur Sederhana adalah sebuah struktur yang di cirikan dengan kadar departementalisasi yang rendah, rentang kendali yang luas, wewenang yang terpusat pada seseorang saja, dan sedikit formalisasi.Struktur sederhana paling banyak dipraktikkan dalam usaha-usaha kecil di mana manajer dan pemilik adalah orang yang satu dan sama.
  2. Desain Struktur Birokrasi adalah sebuah struktur dengan tugas-tugas operasi yang sangat rutin yang dicapai melalui spesialisasi, aturan dan ketentuan yang sangat formal, tugas-tugas yang dikelompokkan ke dalam berbagai departemen fungsional, wewenang terpusat, rentang kendali yang sempit, dan pengambilan keputusan yang mengikuti rantai komando 
  3. Desain Struktur matriks adalah sebuah struktur yang menciptakan garis wewenang ganda dan menggabungkan departementalisasi fungsional dan produk.Struktur matriks dapat ditemukan di agen-agen periklanan, perusahaan pesawat terbang, laboratorium penelitian dan pengembangan, perusahaan konstruksi, rumah sakit, lembaga-lembaga pemerintah, universitas, perusahaan konsultan manajemen, dan perusahaan hiburan.
 

12. Organisasi Informal

Informal adalah kumpulan dari dua orang atau lebih yang terlibat pada suatu aktifitas serta tujuan bersama yang di capai baik secara sadar maupun tidak sadar, dan kerap kali sulit untuk menentukan waktu eksak seseorang menjadi anggota organisasi tersebut. Sifat eksak hubungan antar anggota dan bahkan tujuan organisasi yang bersangkutan tidak terspesifikasi. Contoh organisasi informal adalah pertemuan tidak resmi seperti makan malam bersama. Organisasi informal dapat dialihkan menjadi organisasi formal apabila hubungan didalamnya dan kegiatan yang dilakukan terstruktur dan terumuskan. Selain itu, organisasi juga dibedakan menjadi organisasi primer dan organisasi sekunder menurut Hicks:
  • Organisasi Primer, organisasi semacam ini menuntut keterlibatan secara lengkap, pribadi dan emosional anggotanya. Mereka berlandaskan ekspektasi timbal balik dan bukan pada kewajiban yang dirumuskan dengan eksak. Contoh dari organisasi semacam ini adalah keluarga-keluarga tertentu.
  • Organisasi Sekunder, organisasi sekunder memuat hubungan yang bersifat intelektual, rasional, dan kontraktual. Organisasi seperti ini tidak bertujuan memberikan kepuasan batiniyah, tapi mereka memiliki anggota karena dapat menyediakan alat-alat berupa gaji ataupun imbalan kepada anggotanya. Sebagai contoh organisasi ini adalah kontrak kerjasama antara majikan dengan calon karyawannya dimana harus saling setuju mengenai seberapa besar pembayaran gajinya.

Sumber : http://anjarsaiangst.blogspot.com/2010/11/normal-0-false-false-false-style.html

11. Organisasi Formal

Organisasi Formal yaitu kumpulan 2 orang atau lebih yang menjalankan suatu struktur secara sadar untuk pengorganisasian unsur manusia, untuk mencapai tujuan bersama atau tertentu.
karena sifatnya abstrak dan mempunyai hubungan wewenang, tanggung jawab, maupun penanggung jawaban yang di buat oleh atasan organisasi, agar pekerjaan dapat berjalan dengan baik.
artinya organisasi tersebut dapat di susun berdasarkan aspek kuantitatif dan kuanlitatifnya, dalam organisasi formal semua hubungan kewenangan akan terlihat dalam bagan struktur organisasi.
dengan demikian organisasi dapat di pelajari secara ilmiah, termasuk taraf- taraf kekuasaan, jalur- jalur, komunikasi serta hubungan- hubungan fungsionalnya.

contoh organisasi formal : Perseroan terbatas ( PT ) , Organisasi Siswa Intra Sekolah ( OSIS), Negara, Dll

10. PROSES ORGANISASI

Dalam suatu organisasi tentunya dibutuhkan berbagai proses untuk mencapai tujuan dari organisasi itu sendiri,
Dua aspek utama struktur organisasi adalah pembagian kerja dan departementalisasi. Pembagian kerjamerupakan pemecahan suatu tugas kerja sehinggasetiap anggota dalam organisasi bertanggungjawab danmelaksanakan seperangkat aktivitas yang terbatas danbukan keseluruhan tugas. Sedangkandepartementalisasi adalah pengelompokkan aktivitaspekerjaan sehingga aktivitas dan hubungan yang serupadan logis dapat diselenggarakan secara serempak.Departemtalisasi mewakili struktur formal suatuorganisasi seperti telah dideskripsikan dalam baganorganisasi. 

Dalam struktur organisasi, tujuan utama dua aspek penting di atas adalah untuk memudahkan proses komunikasi, pengambilan   keputusan, evaluasi hasil kerja, ibalan, sosialisasi, dan karier.

Sumber :  http://www.scribd.com/doc/50642530/5/F-Proses-Organisasi

Sabtu, 24 Maret 2012

06. Faktor- Faktor Partisipasi

Faktor yang mempengaruhi perkembangan masyarakat dalam suatu kelompok, aspek yang mempengaruhi masyarakat itu adalah keturunan dan lingkungan.
sifat faktor-faktor tersebut dapat mendukung suatu keberhasilan dan bisa juga menghambat keberhasilan masyarakat.
Beberapa contoh faktor-faktor yang mempengaruhi masyarakat dalam berpartisipasi :

1. Usia
Faktor usia merupakan faktor yang memengaruhi sikap seseorang terhadap kegiatan-kegiatan kemasyarakatan yang ada. Mereka dari kelompok usia menengah ke atas dengan keterikatan moral kepada nilai dan norma masyarakat yang lebih mantap, cenderung lebih banyak yang berpartisipasi daripada mereka yang dari kelompok usia lainnya.
2. Jenis kelamin
Nilai yang cukup lama dominan dalam kultur berbagai bangsa mengatakan bahwa pada dasarnya tempat perempuan adalah “di dapur” yang berarti bahwa dalam banyak masyarakat peranan perempuan yang terutama adalah mengurus rumah tangga, akan tetapi semakin lama nilai peran perempuan tersebut telah bergeser dengan adanya gerakan emansipasi dan pendidikan perempuan yang semakin baik.
3. Pendidikan
Dikatakan sebagai salah satu syarat mutlak untuk berpartisipasi. Pendidikan dianggap dapat memengaruhi sikap hidup seseorang terhadap lingkungannya, suatu sikap yang diperlukan bagi peningkatan kesejahteraan seluruh masyarakat.
4. Pekerjaan dan penghasilan
Hal ini tidak dapat dipisahkan satu sama lain karena pekerjaan seseorang akan menentukan berapa penghasilan yang akan diperolehnya. Pekerjaan dan penghasilan yang baik dan mencukupi kebutuhan sehari-hari dapat mendorong seseorang untuk berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan masyarakat. Pengertiannya bahwa untuk berpartisipasi dalam suatu kegiatan, harus didukung oleh suasana yang mapan perekonomian.
5. Lamanya tinggal
Lamanya seseorang tinggal dalam lingkungan tertentu dan pengalamannya berinteraksi dengan lingkungan tersebut akan berpengaruh pada partisipasi seseorang. Semakin lama ia tinggal dalam lingkungan tertentu, maka rasa memiliki terhadap lingkungan cenderung lebih terlihat dalam partisipasinya yang besar dalam setiap kegiatan lingkungan tersebut.
Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Partisipasi#Faktor-Faktor_yang_Mempengaruhi_Partisipasi






 

09. Trik berorganisasi

Sebelum terbentuknya organisasi, kita dapat melakukan beberapa tahap dalam membangun suatu organisasi.dan membagi tugas dengan kemampuan masing- masing.berikut tahap membangun organisasi 

CARA MEMBUAT ORGANISASI YANG BERHASIL.
  1. Harus dimiliki suatu organisasi adalah nilai dan visi, nilai dan visi adalah suatu tujuan yang akan digunakan sebagai target yang harus dicapai oleh suatu organisasi. Jika nilai organisasi tidak ada makaorganisasi itu akan rusak, karna tidak memiliki tujuan yang jelas. 
  2. Adalah misi , misi adalah hal-hal yang harus di lakukan untuk mencapai suatu visi ( tujuan ). Tanpa ada misi yang jelas maka visi tidak akan  pernah tercapai, maka dari itu visi dan misi sangat berkaitan satu sama lain. Jika tidak memiliki misi maka organisasi tidak akan pernah mencapai visi yang diinginkan.
  3. Adalah aturan, aturan adalah batasan-batasan yang harus dimiliki organisasi. Jika suatu organisasi memiliki aturan yang jelas maka bisa terjadi penyimpangan yg dapat merugikan.
  4. Adalah profesionalisme, profesionalisme adalah bagaimana cara organisasi itu bertindak.
  5.  Adalah insentif, insentif adalah bonus atau hadiah 
  6.  Adalah sumber daya, Jika suatu organisasi kehilangan sumber daya maka organisasi tersebut tidak akan bisa bergerak dengan baik.
  7. Adalah rencana kerja, rencana kerja merupakan susunan kegiatan yang akan dilakukan oleh suatu   organisasi.

 Sumber : http://tulisangagas.blogspot.com/2011/11/cara-membuat-organisasi-yang-baik.html

08. Manfaat berorganisasi

Orang yang suka berorganisasi cenderung memiliki pola pikir yang dewasa dan sedikit lebih bijak menghadapi suatu permasalahan,di banding yang tidak menyukai organisasi. Berorganisasi dapat melatih mental kita. Tidak jarang orang yang otaknya genius,tetapi ketika berhadapan dengan pimpinan- pimpinan menjadi bungkam dan menciut. Hal ini dikarenakan orang tersebut memiliki mental ya tidak terlatih.

Banyak beberapa manfaat yang di peroleh apabila kita aktif dalam suatu Organisasi, berikut beberapa manfaat organisasi :
  1. Teamwork Organisasi adalah kesatuan dari berbagai orang yang bekerja untuk satu tujuan. Dari mulai brainstorming ide, rapat, nyusun anggaran, eksekusi kegiatan, sampai evaluasi, semua dipikirkan dan dikerjakan bersama-sama. Setiap anggota bagai roda mesin yang saling menggerakkan.
  2. Sikap Mental Positif Berorganisasi bikin kita sadar akan pentingnya sikap-sikap mental yang positif. Dengan segala tanggung jawab di organisasi, kita dilatih disiplin, jujur, berpikir kritis, dan mampu memanage waktu. Kita juga semakin terlatih untuk berani membuat suatu keputusan.  
  3. Berdiskusi dan Berbeda Pendapat
    Karena di organisasi kita bekerja sama dengan banyak orang yang karakternya beda-beda, kita dituntut untuk mampu menghargai pendapat dan mau mendengar pendapat orang lain.
  4. Belajar Manajemen Organisasi
    Aktif di organisasi mengajarkan kita untuk bertindak sesuai prosedur dalam manajemen organisasi.
  5. Bersosialisasi Pergaulan akan meluas, kita dapat banyak teman dari adik kelas, senior, pejabat sekolah/kampus, pihak sponsor, dan banyak kontak penting lainnya. 

07. TERSENYUMLAH

Hidup adalah keindahan tersendiri
ia memberimu luka
agar kau belajar untuk bertahan,

ia memberimu duka
agar kau belajar untuk tegar,
ia memberimu cinta
agar kau belajar untuk berani dan berkorban pada saatnya..

Bila hidup memberimu luka,
kau hanya perlu tersenyum
tanda kau mampu bertahan atasnya..

Bila hidup memberimu duka
kau hanya perlu tersenyum
mungkin dengan sedikit tangis agar kau bisa melaluinya..

Ketika hidup memberimu cinta
kau hanya perlu tersenyum
dan mengambil kesempatan atau mempersilahkannya..

Tersenyumlah, dan tetaplah tersenyum
dengan begitu kau bisa bahagia dalam hidup

Tersenyumlah, dan tetaplah tersenyum
karna setiap kesulitan pasti ada kemudahan

Tersenyumlah, dan teruslah tersenyum
dengan begitu kau tahu ada kekuatan dalam dirimu..

07. Tujuan Organisasi


Secara umum tujuan organisasi merupakan keadaan atau tujuan yang ingin dicapai oleh organisasi di waktu yang akan datang melalui kegiatan organisasi.Untuk mencapai tujuan dalam organisasi, pelaku (orang) dalam organisasi diharapkan untuk mendesain ataupun me-manage organisasinya dengan matang agar organisasi dapat berjalan dengan baik. Oleh karena itu, demi berjalan baiknya sebuah organisasi perlu diperhatikan beberapa prinsip organisasi (Jati:2000), seperti berikut:
  • Perumusan tujuan yang jelas, sebab tujuan organisasi berfungsi untuk: pedoman ke arah mana organisasi akan di bawa, landasan bagi organisasi tersebut, menentukan macam aktifitas yang akan dilakukan, menentukan program, prosedur dan beberapa hal terkait dengan koordinasi, integrasi, simplikasi, sinkronisasi dan mekanisme.
  • Pembagian tugas dan pekerjaan (Job Discription).
  • Delegasi kekuasaan yang berarti pemimpin organisasi itu dipilih secara mufakat dan harus diikuti dengan adanya pertanggung jawaban.
  • Kesatuan perintah (one of command) dan tanggung jawab.
  • Prinsip Kepemimpinan. Dalam konteks kontemporal dari prinsip ini yang paling mengemuka ke permukaan adalah prinsip kepemimpinan yang berupa prinsip kolektif-kolegial, yaitu prinsip kebersamaan, mau mendengarkan dan menyelaraskan diri dengan nilai-nilai dari seluruh komponen organisasi, khususnya pada kepengurusan organisasi.
  • Tingkat pengawasan, dengan diadakannya sebuah monitoring terhadap kinerja pelaku organisasi atau lebih familiar dengan sebutan oposisi.

Sumber : http://defanani.blogspot.com/2010/01/dasar-dasar-organisasi.html

05. pengertian Partisipasi


organisasi menghadapi perubahan yang konstan di dalam keanggotaan mereka, meskipun pada saat mereka menjadi anggota, orang-orang dalam organisasi berpartisipasi secara relatif teratur

Partisipasi berasal dari bahasa Inggris yaitu “participation” adalah pengambilan bagian atau pengikut sertaan. Menurut Keith Davis, partisipasi adalah suatu keterlibatan mental dan emosi seseorang kepada pencapaian tujuan dan ikut bertanggung jawab di dalamnya.
Sebenarnya partisipasi adalah suatu gejala demokrasi dimana orang diikutsertakan dalam suatu perencanaan serta dalam pelaksanaan dan juga ikut memikul tanggung jawab sesuai dengan tingkat kematangan dan tingkat kewajibannya. Partisipasi itu menjadi baik dalam bidang-bidang fisik maupun bidang mental serta penentuan kebijaksanaan.


Agar suatu partisipasi dalam organisasi dapat berjalan dengan efektif, membutuhkan persyaratan-persyaratan yang mutlak yaitu .
  • Waktu. Untuk dapat berpatisipasi diperlukan waktu. Waktu yang dimaksudkan disini adalah untuk memahamai pesan yang disampaikan oleh pemimpin. Pesan tersebut mengandung informasi mengenai apa dan bagaimana serta mengapa diperlukan peran serta.
  • Bilamana dalam kegiatan partisipasi ini diperlukan dana perangsang, hendaknya dibatasi seperlunya agar tidak menimbulkan kesan “memanjakan”, yang akan menimbulkan efek negatif
  • Subyek partisipasi hendaknya relevan atau berkaitan dengan organisasi dimana individu yang bersangkutan itu tergabung atau sesuatau yang menjadi perhatiannnya.
  • Partisipasi harus memiliki kemampuan untuk berpartisipasi, dalam arti kata yang bersangkutan memiliki luas lingkup pemikiran dan pengalaman yang sama dengan komunikator, dan kalupun belum ada, maka unsur-unsur itu ditumbuhkan oleh komunikator.
  • Partisipasi harus memiliki kemampuan untuk melakukan komunikasi timbal balik, misalnya menggunakan bahasa yang sama atau yang sama-sama dipahami, sehingga tercipta pertukaran pikiran yang efektif atau berhasil
  • Para pihak yang bersangkutan bebas di dlam melaksanakan peran serta tersebut sesuai dengan persyaratan yang telah ditentukan
  • Bila partisipasi diadakan untuk menentukan suatu kegiatan hendaknya didasarkan kepada kebebasan dalam kelompok, artinya tidak dilakukan pemaksaan atau penekanan yang dapat menimbulkan ketegangan atau gangguan dalam pikiran atau jiwa pihak-pihak yang bersangkutan. Hal ini didasarkan kepada prisnsip bahwa partisipasi adalah bersifat persuasif 

Unsur-unsur

Menuruth Keith Davis ada tiga unsur penting partisipasi
  1. Unsur pertama, bahwa partisipasi atau keikutsertaan sesungguhnya merupakan suatu keterlibatan mental dan perasaan, lebih daripada semata-mata atau hanya keterlibatan secara jasmaniah.
  2. Unsur kedua adalah kesediaan memberi sesuatu sumbangan kepada usaha mencapai tujuan kelompok. Ini berarti, bahwa terdapat rasa senang, kesukarelaan untuk membantu kelompok.
  3. Unsur ketiga adalah unsur tanggung jawab. Unsur tersebut merupakan segi yang menonjol dari rasa menjadi anggota. Hal ini diakui sebagai anggota artinya ada rasa “sense of belongingness”.

Jenis-jenis

Keith Davis juga mengemukakan jenis-jenis partisipasi, yaitu sebagai berikut:
  1. Pikiran (psychological participation)
  2. Tenaga (physical partisipation)
  3. Pikiran dan tenaga
  4. Keahlian
  5. Barang
  6. Uang
Bentuk - Bentuk Partisipasi
Menurut Effendi, partisipasi ada dua bentuk, yaitu partisipasi vertikal dan partisipasi horizontal.
  • Partisipasi vertikal adalah suatu bentuk kondisi tertentu dalam masyarakat yang terlibat di dalamnya atau mengambil bagian dalam suatu program pihak lain, dalam hubungan mana masyarakat berada sebagai posisi bawahan.
  • Partisipasi horizontal adalah dimana masyarakatnya tidak mustahil untuk mempunyai prakarsa dimana setiap anggota / kelompok masyarakat berpartisipasi secara horizontal antara satu dengan yang lainnya, baik dalam melakukan usaha bersama, maupun dalam rangka melakukan kegiatan dengan pihak lain. menurut Effendi sendiri, tentu saja partisipasi seperti ini merupakan tanda permulaan tumbuhnya masyarakat yang mampu berkembang secara mandiri
Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Partisipasi
 http://id.wikipedia.org/wiki/Organisasi
http://id.wikipedia.org/wiki/Partisipasi#Bentuk_-_Bentuk_Partisipasi


Jumat, 23 Maret 2012

06. Mom,you are the best

Aku seorang gadis berumur 20 tahun, yang di lahirkan dari rahim ibu ku
sejak ku lahir, aku belum pernah merasakan pelukan seorang pria yaitu "ayah" ku
wajahnyapun ku tak tahu seperti apa?
dari kecil sampai ku ber umur 20 tahun aku di hidupi oleh seorang wanit cantik yaitu ibu ku,beliau yang rela berkorban demi nyawa ku, beliau yang berkerja keras untuk menghidupi ku.
kemana sesosok ayah?
kemana tanggung jawabnya menjadi seorang ayah?
tidak ada yang tau, beliau menghilang sejak ku masih di dalam kandungan ibu ku,dan pada saat ku ber-umur 17 tahun, aku baru di pertemukan oleh ayah ku, tapi entah mengapa tak sedikitpun rasa rindu muncul di benakku, yang ada di fikiranku saat itu, siapa dy?knp orang ini memelukku?
ku hanya tertawa dengan kebingungan.
dan sampai detik ini,aku belum bertemu lagi dengan ayah ku,beliau sibuk dengan perkerjaannya,ingin rasanya seperti mereka yang memiliki keluarga yang lengkap, tapi aku tetap bersyukur dengan keadaan hidupku yang sekarang,semua karena seorang wanita cantik dan tegar yang membuat hidupku menjadi sempurna, terima kasih bu engkau telah menjaga ku dan merawat ku sampai detik ini.
Aku menyayangimu bu..
aku bangga terhadapmu..
kau wanita perkasa..
kau wanita yang tegar,..
aku ingin seperti mu bu, seorang ibu yang tidak mengenal lelah.

I LOVE YOU MOM :*

04. Terbentuknya Organisasi

Perilaku Organisasi adalah suatu disiplin ilmu yang mempelajari tentang perilaku tingkat individu dan tingkat kelompok dalam suatu organisasi serta dampaknya terhadap kinerja (baik kinerja individual, kelompok, maupun organisasi). Perilaku organisasi juga dikenal sebagai studi tentang organisasi. Studi ini adalah sebuah bidang telah akademik khusus yang mempelajari organisasi, dengan memanfaatkan metode-metode dari ekonomi, sosiologi, ilmu politik, antropologi dan psikologi. Disiplin-disiplin lain yang terkait dengan studi ini adalah studi tentang sumber daya manusia dan psikologi industri. 

Untuk sejarah sendiri belum di ketahui secara pasti kapan terbentuknya organisasi, sutau organisasi biasanya dianggap baru dimulai sebagai disiplin akademik bersamaan dengan munculnya manajemen ilmiah pada tahun 1890-an, dengan Taylorisme yang mewakili puncak dari gerakan ini. Para tokoh manajemen ilmiah berpendapat bahwa rasionalisasi terhadap organisasi dengan rangkaian instruksi dan studi tentang gerak-waktu akan menyebabkan peningkatan produktivitas. Studi tentang berbagai sistem kompensasi pun dilakukan.

Setelah Perang Dunia I, fokus dari studi organisasi bergeser kepada analisis tentang bagaimana faktor-faktor manusia dan psikologi mempengaruhi organisasi. Ini adalah transformasi yang didorong oleh penemuan tentang Dampak Hawthorne. Gerakan hubungan antar manusia ini lebih terpusat pada tim, motivasi, dan aktualisasi tujuan-tujuan individu di dalam organisasi.
Perang Dunia II menghasilkan pergeseran lebih lanjut dari bidang ini, ketika penemuan logistik besar-besaran dan penelitian operasi menyebabkan munculnya minat yang baru terhadap sistem dan pendekatan rasionalistik terhadap studi organisasi.
Pada tahun 1960-an dan 1970-an, bidang ini sangat dipengaruhi oleh psikologi sosial dan tekanan dalam studi akademiknya dipusatkan pada penelitian kuantitatif.
Sejak tahun 1980-an, penjelasan-penjelasan budaya tentang organisasi dan perubahan menjadi bagian yang penting dari studi ini. Metode-metode kualitatif dalam studi ini menjadi makin diterima, dengan memanfaatkan pendekatan-pendekatan dari antropologi, psikologi dan sosiologi.

Sebuah organisasi dapat terbentuk karena dipengaruhi oleh beberapa aspek seperti penyatuan visi dan misi serta tujuan yang sama dengan perwujudan eksistensi sekelompok orang tersebut terhadap masyarakat. Organisasi yang dianggap baik adalah organisasi yang dapat diakui keberadaannya oleh masyarakat disekitarnya, karena memberikan kontribusi seperti,  pengambilan sumber daya manusia dalam masyarakat sebagai anggota-anggotanya sehingga menekan angka pengangguran.
Orang-orang yang ada di dalam suatu organisasi mempunyai suatu keterkaitan yang terus menerus. Rasa keterkaitan ini, bukan berarti keanggotaan seumur hidup. Akan tetapi sebaliknya, organisasi menghadapi perubahan yang konstan di dalam keanggotaan mereka, meskipun pada saat mereka menjadi anggota, orang-orang dalam organisasi berpartisipasi secara relatif teratur.

Pengertian Visi dan Misi :
Visi adalah suatu pandangan jauh tentang perusahaan, tujuan - tujuan perusahaan dan apa yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut pada masa yang akan datang.

 Misi adalah pernyataan tentang apa yang harus dikerjakan oleh lembaga dalam usahanya mewujudkan Visi. Misi perusahaan adalah tujuan dan alasan mengapa perusahaan itu ada. Misi juga akan memberikan arah sekaligus batasan proses pencapaian tujuan

berikut contoh dari Visi dan Misi
Visi : Berpacu dalam prestasi
Misi : - Meningkatkan Kemampuan berkarya
         - Meningkatkan Ke disiplinan siswa


Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Perilaku_organisasi
              http://memoryputra.blogspot.com/2011/10/jelaskan-sejarah-timbulnya.html
              http://karodalnet.blogspot.com/2011/07/contoh-visi-dan-misi-organisasi.html

03. Pengulasan mengenai Organisasi, Manajemen,Tata Kerja dan Fungsi organisasi

Manajemen dan tata kerja

Tata kerja atau metode adalah satu cara bagaimana(how) agar sumber-sumber dan waktu yang tersedia dan amat di perlukan dapat di manfaatkan dengan tepat sehingga proses kegiatan manajemen dapat dilaksanakan dengan tepat.

Pemakaian tata kerja yang tepat pada pokoknya di tunjukkan untuk:
  1. Menghindari terjadinya pemborosan di dalam pendayagunaan sumber-sumber dan waktu yang terjadi
  2.  Menghindari kemacetan-kemacetan dan kesimpangsiuran dalam peroses pencapaian tujuan.
  3.  Menjamin adanya pembagian kerja , waktu dan koordinasi yang tepat.
Jadi hubungan antara manajemen dan tata kerja adalah:
Manajemen : menjeaskan perlunya ada proses kegiatan dan  pendayagunaan sumber-sumber serta waktu sebagai faktor-faktor yang di perlukan untuk pelaksanaan kegiatan demi tercapainya
tujuan
Tata kerja   : menjelaskan bagaimana proses kegiatan ini harus di laksanakan sesuai dengan sumber-sember dan waktu yang tersedia

Manajemen , organisasi dan tata kerja
Eratnya hubungan ke tiga nya adalah sebagai berikut: 
  1. Manajemen  : Proses mencapai tujuan melalui kerja sama antar manusia
  2. Organisasi    : Alat bagi pencapainya tujuan tersebut dan alat bagi pengelompokan kerja sama
  3. Tata Kerja   :  Pola orang- orng bagaimana kegiatan dan kerja sama tersebut harus di lakukan sebagai tujuan tercapai secara efisien. 
Organisasi dapat dipandang sebagai :
  • Sistem sosial, yaitu orang-orang dalam kelompok
  • Integrasi atau kesatuan dari aktivitas-aktivitas orang-orang yang bekerja sama
  • Orang-orang yang berorientasi atau berpedoman pada tujuan bersama
Fungsi dari Manajemen Organisasi
Manajemen pada hakekatnya merupakan proses kegiatan seorang pimpinan (manajer) yang harus dilakukan dengan mempergunakan cara-cara pemikiran yang rasional maupun praktis untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan melalui kerja sama dengan orang lain sebagai sumber tenaga kerja tanpa mengabaikan sumber-sumber yang lain dan waktu yang tersedia dengan cara yang setepat-tepatnya.


Sumber : http://dzilight.wordpress.com/2011/04/03/hubungan-timbal-balik-antara-manajemen-organisasi- dan-tata-kerja/
http://carapedia.com/pengertian_definisi_organisasi_menurut_para_ahli_info484.html 
http://zeincom.wordpress.com/2011/10/22/mtkot/



Selasa, 20 Maret 2012

05. BAHAGIA MEMILIKI MU

Saat mata dan hati menyatu
aku dapat merasakan apa yang tak pernah aku rasakan sebelumnya
aku mengenal dia seperti
aku mendapatkan cinta pertama dan cinta terakhir ku

ya allah..
aku sangat menyayanginya
jadikan kami seperti adam dan hawa yang selalu bersama
dan selalu menyayangi
selalu mengasihi
tak akan pernah ada yang tersakiti :)

04. HANYA KAU

Hanya kau lah yang bisa membuat aku tersenyum ..
Hanya kau lah yang bisa membuat aku menangis ..
Hanya kau lah yang bisa membuat aku bersedih ..
Hanya kau lah yang bisa membuat aku kecewa ..
Hanya kau lah yang bisa membuatku bahagia ..
Hanya kau lah yang bisa membuatku tersiksa ..
Hanya kau lah yang bisa membuat jiwa ku kembali hidup ,
Hanya kau lah yang bisa mengobati luka hatiku, meskipun sesekali kau buat air mata ini terjatuh
Tapi bagiku , kau lah segalanya ..
Kau senyum ku , sekaligus tangis ku ..
Aku selalu tersenyum karena mu , :")

03. IZINKAN AKU MENCINTAINYA

Entah apa yg ada di fikiran ku saat ini
rasanya ingin sekali menulis dan mengungkapkan isi hati ku untuk "dia" yg aku sayang.
ya allah aku mencintai dan menyayanginya, walaupun aku tahu "dia" sudah mencintai dan menyayangi orang lain, walaupun aku tahu aku tak pantas untuknya, tapi aku ikhlas mencintainya,,ajari aku untuk senantiasa kuat, sabar dan ikhlas menerima kenyataan ini ya allah.
aku percaya atas rencanamu, aku percaya akan kuasa mu, aku percaya engkau mengetahui isi hati ku serta keinginan ku.
aku hanya bisa berdoa untuknya, bahagiakan dia dengan pilihan hatinya, tolong lindungi "dia" dimanapun "dia" berada, jaga dia agar senantiasa melakukan kebaikan di jalan mu, sayangi "dia" dan berikanlah semua yang terbaik untuknya.
ya allah aku sayang "dia", bila aku masih di kasih kesempatan untuk bertemu dengannya, izinkan aku untuk bertemu dengannya satu kali saja, tapi jika kami tak dapat di pertemukan jaga "dia" dan buat "dia" tersenyum.

yaa allah ampuni hamba yang selalu mengeluh, jadikanlah hamba orang yang selalu bersyukur. :)

02. SENYUM MU KEBAHAGIAAN KU

Tak pernah ku rasakan cinta seindah yang kau berikan
Kau bagai mentari yang berikan senyuman dalam setiap langkah ku
Kau bagai nafas di hidup ku yang memberi semangat di setiap detak jantung ku
Tetaplah kau di hati ku
Tetaplah berikan ke indahan seperti hari- hari kemarin.

01. TEGAR

Ku terbisik dalam hening ini
secara tak langsung
ku telah belajar akan kehilangan
kehilangan yang mengajarkan ku arti memiliki

ke kecewaan mengajarkan ku arti ke hati- hatian
ke sepian mengajarkan ku arti ke bersamaan dan
kelemahan pun mengajarkan ku arti sebuah ke
kuatan

di balik semua hal yang tlah terjadi
selalu ada pelajaran yang bisa di petik

bukan untuk menguatkan langkah kita ke depan
tapi terkadang kita harus mundur selangkah ke belakang
semua itu agar setiap kesalahan dan kegagalan membuat kita akan
lebih kuat, lebih tabah, lebih bijak karna itu kunci sebuah
KEDEWASAAN :)





Rabu, 14 Maret 2012

02. Ciri-ciri dan Unsur pendukung Organisasi


  1. 1.       .  Manusia(man) : dalam keorganisasian, manusia sering disebut sebagai pegawai atau personel yang terdiri dari semua anggota organisasi tersebut yang menurut fungsidan tingkatannyaterdiri dari pimpinan(administrator) sebagai unsur pimpinan tertinggi dalam organisasi, manajer yang memimpin tiap-tiap satuan unit kerja yang sudah dibagikan sesuai dengan tugas dan fungsinya, dan para pekerja.

  1. 2.       Kerjasama(team work) : suatu kegiatan bantu-membantu antar sesama anggota oeganisasi yang dilakukan bersama-sama untuk mencapai tujuan bersama. oleh karena itu, anggota organisasi dibagi menjadi beberapa bagian sesuai fungsi, tugas dan tingkatannya masing-masing.


  1. 3.       Tujuan bersama : adalah arah atau sasaran yang dicapai. Tujuan merupakan titik akhir dari apa yang diharapkan atau dicapai dalam organisasi. Setiap anggota sebuah organisasi harus mempunya tujuan yang sama agar organisasi tersebut dapat berjalan sesuai dengan keinginan bersama.

  1. 4.        Peralatan(equipment) : segala sesuatu yang digunakan dalam organisasi seperti uang, kendaraan,  gedung, tanah dan barang modal lainnya.


  1. 5.       Lingkungan(environtment) : yang termasuk kedalam unsur lingkungan adalah :
  • ·         kondisi atau situasi yang secara langsung atau tidak langsung mempengaruhi berjalannya organisasi karena kondisi atau situasi sangat dekat hubungannya dengan organisasi dan anggotanya.
  • ·         tempat atau lokasi, karena mempengaruhi sarana transportasi dan komunikasi.
  • ·         Wilayah operasi yang dijadikan sarana kegiatan organisasi, wilayah operasi dibagi menjadi empat, yaitu wilayah kegiatan,wilayah jangkauan, wilayah personil, wilayah kewenangan atau kekuasaan.
  1. 6.       Kekayaan alam yang dimaksud adalah cuaca, keadaan geografis, flora dan fauna.
  1. 7.       Kerangka/kontruksi mental organisasi itu sendiri

 
Adapun ciri-ciri dari organisasi adalah

- Adanya komponen ( atasan dan bawahan)
- Adanya kerja sama (cooperative yang berstruktur dari sekelompok orang)
- Adanya tujuan
- Adanya sasaran
- Adanya keterikatan format dan tata tertib yang harus ditaati
- Adanya pendelegasian wewenang dan koordinasi tugas-tugas 


01. PEMAHAMAN DAN PENGERTIAN ORGANISASI


Menurut wikipedia Organisasi  berasal dari bahasa Yunani: ὄργανον, organon yang artinya alat. Dapat disimpulkan organisasi  adalah suatu kelompok orang dalam suatu wadah untuk tujuan bersama. Organisasi pada dasarnya digunakan sebagai tempat atau wadah dimana orang-orang berkumpul, bekerjasama secara rasional dan sistematis, terencana, terorganisasi, terpimpin dan terkendali, dalam memanfaatkan sumber daya (uang, material, mesin, metode, lingkungan), sarana-parasarana, data, dan lain sebagainya yang digunakan secara efisien dan efektif untuk mencapai tujuan organisasi.
Ada beberapa pengertian organisasi menurut para ahli sebagai berikut.
  • Stoner mengatakan bahwa organisasi adalah suatu pola hubungan-hubungan yang melalui mana orang-orang di bawah pengarahan atasan mengejar tujuan bersama .
  • James D. Mooney mengemukakan bahwa organisasi adalah bentuk setiap perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama .
  • Chester I. Bernard berpendapat bahwa organisasi adalah merupakan suatu sistem aktivitas kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih.
  • Stephen P. Robbins menyatakan bahwa Organisasi adalah kesatuan (entity) sosial yang dikoordinasikan secara sadar, dengan sebuah batasan yang relatif dapat diidentifikasi, yang bekerja atas dasar yang relatif terus menerus untuk mencapai suatu tujuan bersama atau sekelompok tujuan.
 
Keterhubungan manajemen dan organisasi

Dari pengertian organisasi diatas sudah jelas organisasi itu apa, lalu apa hungannya dengan manajemen. Manajemen sendiri berasal dari bahasa Perancis kuno ménagement, yang memiliki arti seni melaksanakan dan mengatur. Hubungannya manajemen dan organisasi itu seperti makan dan minum artinya tidak akan sempurna suatu organisasi tanpa adanya manajemen yang baik dan terstruktur. Segala sesuatu yang ada didunia ini perlu pengaturan dari hal kecil maupun hal yang sangat kompleks. Definisi ini berarti bahwa seorang manajer bertugas mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi. Ricky W. Griffin mendefinisikan manajemen sebagai sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran (goals) secara efektif dan efesien. Efektif berarti bahwa tujuan dapat dicapai sesuai dengan perencanaan, sementara efisien berarti bahwa tugas yang ada dilaksanakan secara benar, terorganisir, dan sesuai dengan jadwal.


Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Organisasi,
              http://kurodiamond.blogspot.com/2011/10/pentingnya-organisasi-dan-metode.html